Bertempat di Graha Asia, Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman beserta unsur FORKOPIMDA menghadiri acara Focus Group Discussion dengan tema “ Bisakah Anak Punk Berubah?” yang diprakarsai oleh Forum Peduli Tasik (FPT). Kamis 9 Januari 2020.

Dalam paparannya, Walikota menyampaikan bahwa saat ini ada 254 anak punk di Kota Tasikmalaya yang berhasil didata oleh Dinas Sosial Kota Tasikmalaya. “Mereka harus menjauhi yang namanya pergaulan bebas, karena pergaulan bebas itu berdekatan dengan prostitusi, minuman keras, dan obat terlarang. Mendobrak aturan, agama, budaya dan lainnya. Makanya kita cari solusinya karena kita yakin bisa menanggulanginya,” ujar Budi budiman.

Sejauh ini Pemerintah Kota melalui Satpol PP telah melakukan penanganan dengan melakukan razia dan selanjutnya dilimpahkan ke Dinas Sosial untuk diltindaklanjuti dengan pembinaan dan pemberian ketrampilan sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Budi Budiman mengharapkan, hasil diskusi ini dapat dijadikan bahan bagi semua pihak untuk bersama-sama bisa menuntaskan permasalahan ini. “Hal ini memang tak bisa dituntaskan oleh pemerintah sendiri, walaupun kami ada keterbatasan tapi dengan bersama-sama saya yakin bisa tuntas. Pokoknya Kota Tasik ini dari sisi infrastruktur dan ekonomi sudah baik,” lanjut Budi.

Acara diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang berisi tentang kesepahaman bersama tentang pelaksanaan program pemberdayaan dan penanganan anak punk di tasikmalaya.

Red. IKPS Diskominfo Pemerintah Kota Tasikmalaya

Related Post