Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Ke Kota Tasikmalaya
Tasikmalaya, 18–19 Juni 2026 – Wali Kota Tasikmalaya bersama jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia dalam rangka kunjungan kerja ke sejumlah lokasi strategis di Kota Tasikmalaya. Adapun lokasi yang dikunjungi meliputi Kebun Pangan Kampung Binaan PKK Kelurahan Cikalang, SDN Hegarsari, Sekolah Rakyat 41 Tasikmalaya, serta UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tasikmalaya.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PPPA RI, Arifah Fauzi mengapresiasi berbagai upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan di Kota Tasikmalaya. Menurutnya, kegiatan ibu-ibu PKK Kelurahan Cikalang yang memanfaatkan lahan untuk menanam berbagai jenis sayuran guna memenuhi kebutuhan keluarga merupakan langkah positif yang sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam membangun karakter masyarakat yang mandiri dan berdaya. Selain itu, kunjungan ke pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat dilakukan untuk memastikan program-program prioritas pemerintah berjalan tepat sasaran serta mampu mendukung terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan bahwa kunjungan Menteri PPPA memberikan pesan penting bagi masyarakat mengenai pembangunan keluarga dan generasi masa depan. Ia menekankan bahwa ketahanan keluarga dapat dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk dapur dan kebun keluarga, sementara masa depan bangsa ditentukan melalui kualitas pendidikan yang diberikan di ruang-ruang kelas. Selain itu, perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, pada hari kedua, Jumat, 19 Juni 2026, Menteri PPPA RI melaksanakan Sosialisasi Pemanfaatan Pekarangan Rumah melalui program Mustika Darling Muslimat NU Kota Tasikmalaya di Masjid Agung Kota Tasikmalaya serta dialog bersama tokoh-tokoh perempuan pondok pesantren yang berlangsung di RSIA Sayang Bunda Tasikmalaya. Dialog tersebut menjadi wadah untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan keluarga, pendidikan karakter, serta perlindungan perempuan dan anak di lingkungan masyarakat.
Kunjungan kerja ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan keluarga yang tangguh, anak yang terlindungi, serta masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
Sumber : Humas Kominfo
SHARE:
