Tingkatkan Respons Layanan Darurat, Diskominfo Gelar Bimtek Call Taker dan Responder GECE 112
Tasikmalaya – Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Call Taker dan Responder Layanan Call Center Gerak Cepat (GECE) 112 pada Rabu, 15 Juli 2026, di Aula Diskominfo Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan yang cepat, tepat, dan profesional kepada masyarakat.
Bimtek menghadirkan narasumber dari Digital Sandi Informasi (DSI) dan dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya, H. Amran Saefullah, S.E., M.M. Dalam kegiatan tersebut, DSI memperkenalkan sejumlah pembaruan sistem, salah satunya fitur Omni Channel yang memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan melalui berbagai platform media sosial. Inovasi ini melengkapi layanan yang sebelumnya hanya dapat diakses melalui sambungan telepon 112, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk melaporkan kejadian darurat secara lebih mudah dan cepat.
Selain pengenalan Omni Channel, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai berbagai fitur baru yang dirancang untuk mendukung kinerja call taker dan responder dalam menerima, mengelola, serta menindaklanjuti laporan masyarakat secara lebih efektif.
Suasana bimtek berlangsung aktif dan komunikatif. Para peserta memanfaatkan sesi diskusi untuk berbagi pengalaman, menyampaikan masukan, serta berdiskusi mengenai berbagai tantangan di lapangan sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas layanan GECE 112.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya, H. Amran Saefullah, S.E., M.M., menegaskan bahwa kualitas layanan kegawatdaruratan GECE 112 harus terus ditingkatkan melalui penguatan kompetensi petugas dan pemanfaatan teknologi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh call taker dan responder yang senantiasa memberikan pelayanan terbaik selama 24 jam penuh demi menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Tasikmalaya.
Sumber : Humas Kominfo
SHARE:
