• Sat, 15 Aug 2026

Festival Riung QRIS Dorong Percepatan Digitalisasi Transaksi Keuangan di Kota Tasikmalaya


Tasikmalaya, 15 Agustus 2026. Festival Riung QRIS Tasikmalaya digelar di Mall Asia Plaza, Sabtu (15/8/2026), dalam rangka Pekan QRIS Nasional 2026 sekaligus menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari P. menyampaikan bahwa penggunaan QRIS terus meluas, baik dari sisi pengenalan maupun peningkatan transaksi. Di Kota Tasikmalaya tercatat sekitar 362.000 merchant, sementara di wilayah Priangan Timur mencapai 1,39 juta merchant. Kota Tasikmalaya menjadi salah satu pusat pengembangan ekosistem QRIS, dengan tantangan ke depan tidak hanya memperluas penggunaan, tetapi juga memastikan transaksi yang berkualitas, aman, nyaman, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Festival Riung Qris Tasikmalaya secara simbolis meresmikan beberapa layanan digitalisasi yang mendukung program unggulan Pemkot Tasikmalaya yaitu "Tasik Melayani" melalui digitalisasi pembayaran IPBB, SIMARET (retribusi pasar),  dan SINATRIA (digitalisasi parkir). Selain itu, Mall Asia Plaza siap menerapkan QRIS Tap untuk menghadirkan transaksi yang semakin mudah dan efisien. Program lainnya adalah QRIS Ummat yang dikembangkan bersama tiga pesantren, yaitu Ponpes Al Kausar, Ponpes Raudlatul Irfan, dan Ponpes Al Idrissiyah, untuk mendukung digitalisasi pembayaran ZIS, unit usaha, serta pembayaran SPP.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan bahwa QRIS merupakan salah satu kekuatan ekonomi Indonesia dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur sesuai dengan tema  HUT RI Ke-81. Menurutnya, kedaulatan ekonomi perlu dibangun melalui berbagai instrumen, salah satunya QRIS sebagai alat pembayaran digital karya anak bangsa.

Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Kota Tasikmalaya berkomitmen mempercepat digitalisasi transaksi dan keuangan sebagai wujud penguatan ekonomi daerah serta kontribusi menuju kekuatan ekonomi Indonesia. Digitalisasi diharapkan mampu membuat transaksi masyarakat semakin mudah, efisien, transparan, dan terdigitalisasi, sekaligus memperluas manfaat transformasi layanan publik.

Sumber : Humas Kominfo


SHARE: