Priangan Bamboo Fest 2026 Resmi Ditutup, Kota Tasik Kenalkan Bambu sebagai Bahan Ramah Lingkungan Bernilai Tinggi
Tasikmalaya - Priangan Bamboo Festival 2026 yang digelar di PPIK, Jalan Letjend Mashudi sejak 14 Oktober 2026, resmi di tutup pada Minggu malam, 18 Oktober 2026. Festival yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya ini menjadi ajang promosi dan edukasi tentang potensi bambu sebagai bahan ramah lingkungan yang bernilai ekonomi dan seni tinggi.
Selama festival berlangsung, berbagai produk kerajinan bambu, inovasi olahan bambu, serta pertunjukan seni ditampilkan.
Dalam acara penutupan, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara menyampaikan perlunya seksi atau bidang Kehutanan di Pemerintah Kota Tasikmalaya. Menurutnya, dengan adanya bidang tersebut, Pemkot tidak kerepotan dan sudah siap jika ada program atau anggaran kehutanan dari pemerintah pusat maupun Provinsi Jawa Barat. Ia berharap usulan ini segera terwujud agar bidang tersebut bisa menyerap kegiatan kehutanan dari pusat atau provinsi.
Wakil Wali Kota juga berharap, ketika kawasan Arboretum terwujud, ada panggung skate untuk memamerkan alat seni dari bambu.
Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap festival ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga penggerak ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Festival ini juga diharapkan memperkuat posisi Tasikmalaya sebagai salah satu pusat bambu di Jawa Barat.
#TasikMaju #KotaTasik #TasikResik #TasikPelak
Sumber : Humas Kominfo
SHARE:
