Sosialisasi dan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026
Tasikmalaya, 20 Juni 2026 – Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 yang bertempat di Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya, Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, Perwakilan Anggota Komisi XI DPR RI, serta tamu undangan lainnya.
Sebelum pelaksanaan sosialisasi, rombongan melakukan monitoring pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di kawasan Pedestrian Cihideung, salah satu pusat aktivitas ekonomi Kota Tasikmalaya. Kegiatan monitoring tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses pendataan yang dilakukan petugas sensus kepada para pelaku usaha serta memastikan pelaksanaan sensus berjalan dengan baik di lapangan.
Dalam sambutannya, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda rutin yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, melainkan sebuah upaya strategis untuk memotret kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh. Menurutnya, sensus ini merupakan “general check-up” kesehatan ekonomi nasional yang hasilnya akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan di masa mendatang.
Ia menjelaskan bahwa data yang diperoleh dari Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran mengenai struktur, karakteristik, dan perkembangan usaha di Indonesia, mulai dari tingkat nasional hingga kabupaten dan kota. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha sangat diperlukan untuk menghasilkan data yang akurat dan berkualitas.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan pentingnya prinsip “Good Data, Good Decision”, yakni data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik dan tepat sasaran. Ia menilai bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program yang dirancang, tetapi juga oleh kualitas data yang menjadi dasar perencanaan dan pengambilan keputusan.
Lebih lanjut, Wali Kota mengajak seluruh pemangku kepentingan di wilayah Priangan Timur untuk terus memperkuat kolaborasi dengan BPS dalam meningkatkan kualitas data statistik sektoral. Pemerintah Kota Tasikmalaya sendiri telah menjalin berbagai bentuk kerja sama dengan BPS, salah satunya melalui Program Kelurahan Cantik (Cinta Statistik) yang bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan data hingga tingkat kelurahan sebagai bagian dari persiapan menuju Sensus Ekonomi 2026.
Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan cakupan seluruh pelaku usaha, baik usaha mikro, kecil, menengah, maupun usaha besar. Melalui sensus ini, BPS menargetkan tersedianya data yang komprehensif mengenai kondisi dan struktur perekonomian nasional hingga tingkat kabupaten dan kota, sehingga dapat menjadi landasan yang kuat dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Sumber : Humas Kominfo
SHARE:
